This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label INSPIRASI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label INSPIRASI. Tampilkan semua postingan

15/04/13

Teknologi Baru : Selamat Tinggal Password, Selamat Datang Passthought


Selama ini kita sudah akrab dengan password (kata kunci), mulai dari akun e-mail, jejaring sosial, hingga perangkat elektronik lainnya. Begitu banyak yang harus diingat. Terkadang jadi masalah ketika kita lupa salah satu password yang dimiliki.

Sejumlah peneliti di UC Berkeley School of Information, Berkeley membuat terobosan agar manusia tak perlu mengingat dan menuliskan kata kunci yang biasanya berupa huruf dan angka. Tapi hanya memikirkannya.
 
 www.hlntv.com 

Dengan perangkat seperti headset, alat yang bernama Neurosky MindSet ini bisa merekam kata kunci yang Anda pikirkan.

Perangkat dengan harga US$ 100 ini bisa mendeteksi kata kunci dari gelombang otak. Menurut Prof John Chuang, pemimpin penelitian ini, perangkat gelombang otak atau electroencephalograms (EEG) ini mengukur aktivitas listrik di kulit kepala dalam bentuk gelombang panjang yang terkait dengan suasana hati, keadaan mental, dan perilaku. Hasil pengukuran EEG ini dihubungkan dengan komputer atau perangkat melalui bluetooth.


"Ini seperti menghubungkan dua perangkat seperti biasanya," ujar Chuang dalam presentasinya di Workshop on Usable Security at the Seventeenth International Conference on Financial Cryptography and Data Security, Okinawa, Jepang.

Penelitian ini akan fokus pada mengembangkan agar yang user-friendly. Peneliti yakin bahwa passthought ini bisa digunakan secara aman, akurat, dan massal.


Kendala passthought
Kendala yang masih ada ialah bagaimana komputer akan membedakan pikiran satu pengguna dengan pikiran pengguna lain jika mereka memikirkan passthought yang sama. Namun, kendala ini bisa dipecahkan. Kuncinya pada kemampuan komputer untuk mengenali pengguna, alias sistem otentikasi gelombang otak.

"Dalam percobaan, tingkat kesalahan hanya 1 persen," kata Chuang. Pengguna bisa membuat passthought dalam beragam bentuk. Misalnya dengan menyanyikan sebuah nada, melakukan gerakan tertentu, dan mengingat warna tertentu.

Sebelum muncul sistem security dalam peralatan ini, peneliti telah mampu untuk untuk meretas pikiran orang. Tim lain di Berkeley menemukan bahwa mereka bisa mengambil data, seperti PIN ATM, dengan mengidentifikasi ketika pengguna sedang berpikir untuk informasi yang pribadi.

Selama beberapa dekade, para ilmuwan kognitif telah menggunakan perangkat EEG sebagai terapi untuk berbagai masalah kesehatan mental dari Attention Deficit Disorder (ADD) atau gangguan stres pasca-trauma. Dulu, perangkat EEG ini besar ukurannya. Seiring dengan perkembangan teknologi, ukurannya makin ringkas dan bisa dibawa ke mana saja.

Dengan pemanfaatan EEG untuk passthought, kemungkinan model passthought ini dipakai dalam teknologi masa depan. 

sumber
apakabardunia.com

Bocah Perempuan 6 Tahun Berani Lawan Penculik


Seorang bocah perempuan berusia 6 tahun yang berasal dari Victoria, Australia berhasil menyelamatkan adiknya yang hendak diculik oleh pria berusia 50 tahun.

Anak perempuan ini menjadi penyelamat adiknya setelah dengan berani mendekati pelaku dan kemudian meminta pelaku untuk pergi. Korban yang saat itu sedang asyik bermain sendiri di jalanan dekat rumah mereka tiba-tiba didekati pria tidak dikenal,  dan berusaha membawa kabur sang adik dengan menarik lengannya. 


Ilustrasi 

Aksi pelaku kemudian dipergoki sang kakak yang sedang berada tak jauh dari lokasi korban. Setelah berhasil mendekati sang adik dan meminta agar pelaku pergi, sang kakak kemudian bergegas membawa sang adik kabur dan membawanya ke dalam rumah. 

Sedangkan sang pelaku memilih untuk meninggalkan tempat kejadian dengan mengendarai mobil van berwarna putih.

Kini polisi setempat sedang melakukan pencarian terhadap pelaku dan mengimbau seluruh masyarakat jika melihat pelaku dengan ciri-ciri yang disebutkan untuk segera melapor.

sumber
apakabardunia.com

14/04/13

7 Ide Kreasi Cantik dari Barang Bekas

Barang-barang bekas di rumah seringkali berakhir di tempat sampah. Walau mungkin sempat terpikir untuk memanfaatkannya, tapi jadi apa? 

Beberapa ide di bawah ini mungkin bisa jadi inspirasi dalam mengolah barang-barang bekas tersebut. Tidak perlu menjadi seorang seniman profesional untuk membuat barang-barang dibawah ini.


1. Vas Bohlam




Masih memakai bohlam untuk menerangi rumah Anda? Segera ganti dengan lampu hemat energi yang lebih terang dan bersahabat dengan rekening tagihan anda.

Selanjutnya ubah bolam bekas anda menjadi sebuah vas bunga seperti pada gambar di bawah. Cukup mudah namun tampak berkelas bukan?




2. Lampu Sendok Plastik



Desainer yang pertama menciptakan lampu unik ini bernama Yaroslav Olenev. Ide lampu yang terbuat dari sendok plastik dan sebuah botol minuman plastik ini memenangkan penghargaan pada nominasi "Desain dan Ekologi" yang diselenggarakan oleh majalah "FutureNow" pada tahun 2010.

Untuk membuat lampu ini, Anda membutuhkan botol minuman plastik, ratusan sendok plastik, lem tembak, cutter, tang potong, lampu hemat energi dan beberapa meter kabel sesuai keperluan.



3. Wall Art Gulungan Tisu Toilet
  
Anda pecinta seni, namun keuangan Anda saat ini belum mendukung untuk membeli wall art yang harganya selangit? Tidak usah gundah, Anda bisa membuatnya sendiri!

Siapkan gunting, lem, penjepit rambut, pewarna metal, dan beberapa gulungan tisu toilet bekas. Lakukan langkah-langkah seperti gambar di bawah dan Voila! Tembok rumah Anda sekarang mempunyai Wall Art yang indah!


 
4. Lampu Tenaga Matahari




Lampu yang terbuat dari sebuah botol minuman plastik yang diisi penuh dengan air ini bisa menerangi rumah, garasi, maupun gudang anda tanpa menambah tagihan dari PLN tentunya.

Berkekuatan 55-60 watt dari terik matahari, ide ini pertama ditemukan di Filipina dan diterapkan untuk membantu perumahan kumuh disana.



5. Lampu Kardus Susu



Desainer Ed Chew yang berasal dari Malaysia ini berbagi ide kerennya cara membuat lampu hias keren yang hanya terbuat dari kardus susu bekas yang dapat Anda temui sehari-hari.

Anda dan anak Anda harus minum susu kotak dengan jumlah yang cukup banyak untuk membuat lampu ini tentunya.



6. Tas Pop Tabs




Seperti namanya, tas ini terbuat dari pop tabs (tombol pembuka pada minuman kaleng). Siapkan tang potong, pelepas staples, kunci tua, dan pop tabs (paling tidak anda membutuhkan ratusan untuk membuat sebuah tas).




 
7. Vas dan Tempat Lilin




Dengan sebuah mangkuk bekas makanan kaleng dan beberapa penjepit untuk jemuran, Anda bisa membuat sebuah vas untuk tanaman Anda yang terlihat klasik dan natural.

Ditambah dengan sebuah gelas dan sebatang lilin yang menyala di tengahnya, Anda akan merasakan suasana restoran mahal dan makan malam romantis di meja makan Anda.



sumber
apakabardunia.com

01/11/12

Berjalan 6000 km Demi Naik Haji

Niat yang diperkuat oleh iman kepada Allah SWT memang bisa mengalahkan segala rintangan apa pun. Hal ini dibuktikan Hadzic, seorang pria matang (47) dari Bosnia. Uang yang ia miliki hanya 200 euro, namun tak menghalangi niatnya untuk menunaikan ibadah Haji.
 
“Saya ingin beribadah haji tapi saya tidak memiliki cukup uang, saya hanya membawa 200 euro untuk berjalan menuju Saudi Arabia," ungkapnya seperti dilansir Emirates. Jadi dengan tekad kuat, Hadzic memulai perjalanan dari kampung halamannya Banovici, di utara Bosnia pada bulan Desember. Ia berjalan sepanjang lebih dari 5.900 km dari Bosnia menuju Mekkah. Dalam sehari ia menuturkan mampu menemuh 12 sampai 20 mil. Turki, Yordania dan Suriah adalah beberapa negara yang berhasil disinggahi sebelum memasuki Arab Saudi.

Hadzic hanya berbekal tas punggung berisi alquran dan uang 200 euro. Selama perjalanan ia tidur di masjid, sekolah, dan tempat-tempat lain, termasuk rumah-rumah warga sekitar yang berniat menolongnya.



Berjalan sepanjang Asia tengah menuju Arab harus menempuh daerah penuh binatang liar dan gejolak perang. Nyatanya hal ini tak menyurutkan langkah Hadzic.

 “Mengapa harus takut, Allah selalu bersama saya," ungkapnya penuh yakin. Dan memang benar, kini Hadzic sudah berada di Mekkah bersama jutaan umat lainnya siap menjawab seruan Allah SWT, "Labbaik Allahumma Labbaik. Labbaik, La Shareek Laka, Labbaik. Innal Hamdah, Wan Nematah, Laka wal Mulk, La Shareek Laka Labbaik."
SUMBER

Renungan: Kisah Sang Professor dan Si Nelayan

Suatu hari bertemulah dua orang sahabat lama di kampung pesisir sebuah pantai. Keduanya dulu sahabat dibangku SD dan SMP.

Atas perjalanan sang waktu dan kesempatan maka selepas dari SMP maka mereka menjalani kehidupan masing-masing, yang satu pergi merantau ke kota untuk meneruskan jenjang pendidikannya hingga menjadi Professor dan satunya tetap tinggal di kampung nelayan menjalani kehidupan menjadi nelayan sejati.

Rentang waktu beberapa puluh tahun maka suatu hari Sang Professor pulang kampung mengunjungi sanak-saudara dan keluarga beserta teman-teman lamanya.

Bertemulah kedua sahabat itu dan kemudian saling melepas kangen. Sebagai bentuk reuni mereka maka teman yang berprofesi sebagai nelayan mengajak temannya yakni Sang Professor untuk naik perahu kecil memancing ikan ke tengah lautan.

Dalam perjalanan ke tengah laut terjadilah dialog yang menarik antara dua kawan lama ini.

“Apa kamu bisa bebahasa inggris?”, tanya sang professor kepada si nelayan.

“Wah, terus terang saja saya tidak sempat belajar bahasa Inggris karena aku hanya belajar sampai SMP dan kemudian menjadi nelayan setiap pagi & sore.” jawab si nelayan dengan ringan dan sedikit malu-malu.

“Rugi sekali kamu tidak bisa bahasa Inggris, dengan bahasa Inggris kamu bisa mempelajari aneka ilmu, berkeliling dunia, merantau dan bisa menjadikan kamu kaya raya. Sebaliknya jika kamu tidak bisa bahasa Inggris berarti kamu sudah kehilangan 50% hidupmu”, saut sang professor dengan nada yang mulai menampakkan keunggulan & kesombongannya.

Kemudian professor bertanya lagi, “Kalau ilmu matematika kamu bisa tidak?”.

Dengan malu yang makin besar, maka suara lirih sang nelayan menjawab parau, “Apalagi ilmu matematika, kamu tentu tahu sendiri lah dengan bekal aku cuma lulusan SMP pasti tidak tahu banyak tentang Matematika”.

Jawaban si nelayan menjadikan sang professor makin besar kepala dan merasa lebih dari sahabat lamanya.

Tiba ditengah laut tiba-tiba cuaca berubah menjadi mendung, dan ombak hujan bercampur angin lebat menerpa perahu kecil kedua sahabat tersebut.

Melihat kondisi ini sang professor menjadi sangat ketakutan dan memegang erat-erat tepian perahu.

“Tenang saja kawan, ombak ini insya allah tidak akan membinasakan kita. Ini biasa terjadi kalau cuaca seperti ini”, celetuk si nelayan memberikan penerangan kepada sang professor.

“Kita tidak usah takut. Jika ombak menghempaskan perahu ini maka kita tinggal berenang beberapa ratus meter dari sini, maka kita akan sampai ke daratan pantai”, tambah si nelayan.

Mendengar ucapan itu maka makin takutlah sang professor dan mendekap erat si nelayan.

Sang professor kemudian berkata, “Justru karena saya tidak bisa berenang maka saya takut jika perahu ini terbalik dan ombak menghempasakan kita di tengah laut”, berkata dengan penuh ketakutan.

“Wah percuma kamu jika jadi professor tidak bisa berenang, kalau tidak bisa bahasa Inggris dan Matematika tadi kamu katakan akan kehilangan 50% hidupmu, tapi jika saat ini kamu tidak bisa berenang maka kamu akan kehilangan 100% hidupmu”.

''Begitulah sobat, Jika kita mempunyai kelebihan maka kita tidak boleh mencela dan menghina kekurangan orang lain karena bisa jadi kita banyak kelebihan disisi yang lain tapi banyak juga kekurangan disisi yang lainnya.

Hiduplah saling mengisi agar kehidupan ini menjadi saling melengkapi dan semakin indah.''

sumber
emotivasi.com