This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

30/11/11

AKU ISLAM SEKULER

Apa sih Islam sekuler ? Ini menjadi tanda tanya besar di kepalaku ketika seorang kolega mengatakan sifatku sangat jelas sebagai Islam sekuler. Ceritanya bermula saat sambil lalu aku menonton acara infotainmen yang sedang diputar di televisi. Soal artis wanita belum bersuami yang tidak mau menjawab pertanyaan seputar kehamilannya. Sambil iseng kukomentari soal tayangan itu, ‘Kok pada sibuk ngurusin sama siapa dia hamil. Berapa bulan? Udah kawin apa belum sebenarnya? Itu kan urusan dia. Mau punya suami apa nggak, kenapa pada sibuk? Lagian kalau belum punya suami, nggak boleh hamil?’ Inilah yang menjadi sumber temanku mengatakan aku Islam sekuler. Tanpa perlu mengecek kamus, aku tahu sekuler berarti bersifat keduniawian atau hanya peduli soal materi di dunia. Kasarnya, sekuler berarti orang yang mengatasnamakan materi dan bukan agama sebagai pegangan hidup. Ah, gila. Faktanya, aku Muslim meski bukan penganut yang alim. Tahu dirilah….
Kejadian kedua yang memperkuat argumen temanku soal kesekuleranku saat aku memberikan ‘nasehat’ (katakanlah begitu!) pada adek-adek kelas ku di SMA yang baru saja tamat dan sebentar lagi akan bertarung di Jawa. Intinya, aku menasehati mereka untuk tidak mendekati free seks, karena tidak semua orang bisa menyelesaikan kuliah dengan baik dan tepat setelah dia hamil sebelum menikah. Kalau pun kebelet, sebaiknya mereka menggunakan alat pengaman semacam kondom dan cs-nya. Menurut teman-teman sejawatku, itu sama artinya aku menyuruh anak-anak muda itu melakukan free seks. Wah, jelas mereka salah. Aku menasehati anak-anak menjauhi hal itu tapi kalau kebelet (siapa sih yang bisa memprediksikan kondisi macam apa yang akan mereka temui di luar sana?) hendaknya menggunakan pengaman agar tak hamil. Tapi memang aku tidak pernah mau memcampuradukkan agama dalam wanti-wanti yang kuberikan. Soalnya, buatku agama urusan pribadi. Bagiku lebih aman berteman dengan seorang atheis yang jujur daripada seseorang yang mengaku beragama tapi tidak menunjukkan sifat-sifat manusia beragama. Mungkin bermula dari sinilah makanya aku terlihat seperti tidak terlalu peduli dengan agama. Yah, agama kan urusan orang itu sama Tuhan-nya. Aku sendiri harus bertarung apakah Tuhanku menerima amalan-amalanku karena setiap hari aku membuat dosa meski hal yang kecil, bahkan di bulan puasa sekali pun.
Kejadian berikutnya, saat ramai masalah poligami. Ada ulama, ada anak mantan presiden, ada petinggi MPR/DPR RI, dan ada juga artis. Harusnya aku tak berkomentar waktu ditanya. Tapi mulut rasanya gatal. Atau aku yang keganjenan mau bicara? Entahlah. Soal ulama berpoligami, kubilang tak masalah, dia pasti sudah tahu hukumnya tanpa kita perlu mengajari. Tuhan saja tak mempermasahkan hal itu. Kalau Nabi Muhammad, aku lebih melihatnya dari sisi rasnya. Darah Arab beliau pastilah mengalir deras dan itu dapat dipahami, meski konon katanya beliau biasanya menawarkan dulu wanita-wanita itu pada teman-temannya sebelum diambil sebagai istrinya. Kata menawarkan di sini tolong tidak diartikan negatif. Soal petinggi negara, dia pun punya hak. Sepanjang kedua belah pihak (istri dan calon istri) sudah setuju, kenapa kedudukannya harus diutak-atik? Dan akhirnya, secara umum kukatakan poligami jauh lebih baik dan lebih aman daripada melegalkan pelacuran. Meski berarti gonta-ganti pasangan buat si pria, tapi hanya dalam lingkaran kecil. Jadi, aku setuju-setuju saja soal poligami tak diatur dalam undang-undang negara karena sudah ada aturannya dalam agama, tapi bukan berarti aku pendukung poligami.
Selanjutnya, ketika penggerebekan beberapa motel, penginapan, dan hotel kelas melati di bulan puasa. Mereka tidak mengerti mengapa aku keberatan hal itu dilakukan. Menurutku sih, kalau tujuannya adalah menghormati bulan puasa, mengapa hanya dilakukan terhadap kelas menengah ke bawah? Kan yang tinggal di penginapan semacam itu pastilah kelas menengah ke bawah secara ekonomi. Kenapa tidak dilakukan di semua kelas? Mengapa hanya orang-orang tertentu yang diwajibkan menghormati bulan puasa? Kalau alasannya karena perzinahan adalah sesuatu yang dilarang agama, baik Islam, Kristen, de el el, kenapa hanya dilakukan selama bulan puasa? Harusnya ada undang-undang yang mengatur itu dan yang diberikan sanksi bukan hanya pemakai penginapan tapi juga pengelolanya. Kalau alasannya untuk mendidik moral bangsa, nggak perlu deh jauh-jauh. Ambil cermin dan lihat diri masing-masing. Sudah pada bener belum? Lakukan hal yang benar dulu baru minta orang lain untuk berbuat benar.
Menilik kejadian-kejadian itu, rasanya tak ada yang aneh dalam pandanganku. Atau aku yang sudah aneh duluan sehingga tak lagi merasa aneh saat punya pandangan yang aneh?
Lantas masih menjadi pertanyaan buatku, apa sih sebenarnya Islam sekuler? Apa aku dengan pandangan-pandangan seperti itu lantas bisa dikategorikan Islam sekuler? Apa umat Islam tidak boleh berkeinginan memiliki sifat keduniawian? Apakah materi, popularitas, pendidikan, pekerjaan, termasuk seks hanya bersifat duniawi? Wah, bisa keluar aku dari Islam kalau jawabannya ya.

24/11/11

surprising place in Surabaya

ini ceritaku,
ceritaku yang gak jelas kali ini tentang wisata hutan bakau yang ada di surabaya (hayooo.. yang arek-arek suroboyo,adakah yang tau dimana itu..??)
sebenarnya tempat wisata ini bernama Wisata Anyar Mangrove (WAM) Surabaya dan baru diresmikan pada awal tahun 2010,tepatnya 1 Januari...


begini ceritanya....!!
sebagai seorang mahasiswa tekkim ITS yang penuh dengan segudang kesibukan(baca:lebaayy) yang tiap hari cuma kuliah kampus-kos-kampus-kos-kampus-kos-....dst. Jadi wajarlah kalau saya merasa jenuh alias bosan alias suntuk dan sebangsanya.. eeehhh, tiba-tiba temen saya yang namanya dirahasiakan tiba-tiba nyeletuk pas habis pulang kuliah. Gini nih katanya,


noname1 : "Eh rek,pergi jalan-jalan yok...?"
noname2 : " nang ndi,cuK..!!"
noname1 : "mbuh..."
noname2 : "Jancuk,gateli kond....!!"
noname3 : "kita ke hutan mangrove aja yok, kan deket tuh dari sini...!!"
saya        : "hah... emang ada ya hutan mangrove di surabaya...???"
noname3 : "adaaaa, di sekitaran rungkut..."
all           : "kalo gitu ayok...."


setelah proses yang singkat(mandi,makan,nggosip) akhirnya kita memutuskan buat kesana habis sholat dzuhur. Aku pergi bareng keempat temenku yang namanya juga dirahasiakan,kami pergi naek motor panas-panas sambil makan es lilin biar dingin(tapi tetep gak mempan)..
ternyata jalan menuju kesana itu kami harus melewati sebuah perkampungan dan rawa-rawa serta sawah2 yang aku pun gak pernah ngebayangin kalo di surabaya yang notabene adalah kota metropolitan terbesar setelah Jakarta ternyata masih ada sawahnya...


pas nyampe di TKP,


ngeeekk...
ternyata kita harus naek perahu dulu buat ke hutan mangrovenya... 









aku mikirnya,ini pasti bakalan menarik banget... naek perahu di sungai yang pinggir2nya itu masih rawa-rawa

jadi inget film yang di sungai amazone itu.. eksotik banget tempatnya(gak kebayang kalo ini masih di surabaya).










pas nyampe di TKP, ternyata tempatnya bener-bener "....." sampe speechless ngungkapinnya...
pokoknya amazing deh..


nih buktinya kalo gak percaya,




ini waktu kita baru nyampe di hutan mangrovenya
alias baru turun dari perahu..


tuh perahunya masih ada..!!




nih  waktu ditengah-tengah hutan bakaunya... ada rute jalannya loh...

23/11/11

healer of the struggle is a victory

ini ceritaku,
ceritaku tentang sulitnya meraih sebuah PENGAKUAN..

Sebuah awal,
aku bersama temanku punya ide untuk bikin shampoo dari mengkudu..
eeiitsss...!!
pasti kamu bertanya-tanya.. mungkin ini adalah salah satu pertanyaanmu yang bterlintas pas baca yang diatas tadi,
1.Kenapa shampo?????
yupz,soalnya kita berdua sama2 mahasiswa tekkim yang setia jadi ide kita juga gak mau jauh2 dari masalah kimia2an gitu... makanya deh keluar ide buat bikin shampo..

2.Kenapa dari mengkudu...???
awalnya sih pengen dari pala (tapi gagal)
trus nyoba dari pisang (gagal juga)
nyoba dari daun sereh (malah tambah parah)
eh..ternyata eh ternyata..
pas nyoba dari mengkudu malah berhasil...

trusssssssss...
tuh ide kita tuangin ke kertas biar bisa dijadiin duit alias diikutin lomba2 gitu deh,.. mulai dari lomba karya tulis,lomba bisnis plan, sampe lomba PKM yang dari DIKTI getoh...

pertama-tama sih ikutan lomba karya tulis yg dari IPB namanya ituh KIA IPB tapi gagal.. trus ikut lomba lagi tapi gagal lagi juga... padahal sejak awal kita tuh udah semangka banget..
tapi emang gak cuma modal semangka aja ternyata
perlu ditambah modal jeruk,apel,nanas,dll

setelah berjuang dan gagal,itu tuh rasanya sakit banget.. coz udah capek2 gini gitu tapi gak dapet apa2..
eh mulai saat itu kita sadar kalo segalanya itu seharusnya jangan mengharapkan uang as duit..
coz dulu niat awal kita ikutan lomba itu cuma pengen dapet duitnya..(hehehehe)

setelah kita dapet pencerahan dari seseorang yang ntah siapa ntah dimana...!!
kita sadar kalo semuanya harus didasari dengan ikhlas dan niat untuk belajar ajah...
gak pake lebih...

akhirnya nasib kita mulai berubah setelah dapet pencerahan dari sang pencerah tadi...
pertama,ide kita alhamdulillah yah (ikutan syahrini dulu) bisa dapet hibah DIKTI 7 juta..
eiittss...

tapi ternyata menghabiskan uang 7 juta itu mudahnya gak sebanding dengan cara mendapatkannya yah..
sesuatu banget pokoknya...

eh terus ide kita secara tak disangka tak diduga juga menang jadi juara 2 lomba bisnis plan di Universitas Indonesia..
alhamdulillah yah..
skalian bisa jalan2 ke UI jadinya..!!








di UI ane ketemu sesuatu yang harganya semilyar padahl biasanya sesuatu itu sering dijadiin kayu bakar ajah..
sesuatu itu adalah POHON..!!
YAP.. di UI ada banyak banget pohon yang harganya semilyar..


GILA.. gak kebayang uang buat bangun UI itu brapa trilyun yah.. cuma buat pohon bakal ngehias pekarangannya aja pasti habis trilyunan..
nih ane kasih liat photonya pohon semilyar..










masih bersambung ceritanya...
pas kita ngirimin ide kita ke Univ Brawijaya eh ternyata juga menang jadi juara 1..
hohohoho
alhamdulillah yah..
neh ane kasih juga photonya...


















padahal kalo diinget-inget waktu dulu, kita rasanya udah stress buat garap nih ide supaya bisa dikenal...
kita sebenernya emang cuma butuh pengakuan atas ide kita ajah..
masalah juara 1 atau 2 yah itu bonus lah
apalagi uang hadiahnya
hmmmm  sesuatu banget pokoknya..



pokoknya buat temen-temen,kalo punya ide/cita-cita itu harus berusaha untuk mewujudkannya sekuat tenaga+duit+pikiran dan doa juga
walopun itu sulit,tapi percayalah bahwa semua itu akan indah pada waktunya...


sekian cerita dari saya,
salam hangat.
haris pratama

22/11/11

back to zero

##sesi curhat dulu

sebenernya saya udah punya blog semenjak SMA, tapi eh ternyata itu blog jadi nge-hang n gak tau kenapa udah gak bisa dibuka lagi...
kenapa gak bisa dibuka lagi???
soalnya saya lupa ma passwordnya
"-"

mungkin kalo temen-temen mau liat blogku yang lama bisa diliat disini.

kali ini sih rencananya saya mau mulai blogging dengan sesuatu yang baru daripada sebelumnya..
tapi lebih bersifat catatan pribadi sih...
jadi pasti lebih banyak photo disini...

salam damai dari saya,